Gerakan Tanam di Desa Twi Mentibar Kec. Selakau untuk Mendukung Ketahanan dan Swasembada Pangan
SAMBAS - Rabu (22/10), dalam mendukung swasembada pangan di Kalimantan Barat, telah dilaksanakan kegiatan Tanam Padi di desa Twi Mentibar, Kec. Selakau dengan varietas Inpari 32 pada lahan OPLAH 2025 Brigade Pangan Rimba Raya dan potensi lahan seluas 500 hektar. Gerakan tanam ini bertema Gema Membangun Desa.
Turut hadir Sekretaris Ditjen Tanaman Pangan-Kementan RI, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov Kalbar, Kepala BBPP Batu, Kepala BRMP Kalimantan Barat, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Camat Selakau, Kepala Desa Twi Mentibar, Kapolsek Selakau, Penyuluh/PPL, Brigade Pangan se-Kecamatan Selakau, serta petani lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, (Ir. Florentinus Anum, M.Si) mengajak petani untuk lebih bersemangat dalam mendukung swasembada pangan yang turut menjadi kunci kesejahteraan petani. Ia menyebut Kabupaten Sambas sebagai wilayah strategis dan mendorong petani terus menanam dengan memanfaatkan dukungan alsintan serta sarana yang tersedia.
Sesditjen TP Kementan RI (Dr. Akhmad Musyafak, S.P., M.P.) menyampaikan bahwa capaian swasembada pangan nasional saat ini dalam kondisi aman. Ia menegaskan Kabupaten Sambas sebagai lumbung padi terbesar di Kalimantan Barat dan berharap hingga Desember mendatang produksi pangan dapat mencapai 40 juta ton. Beliau turut menekankan pentingnya memaksimalkan lahan tanam dan segera melaporkan kendala agar dapat ditemukan solusi, karena pengelolaan lahan yang optimal menjadi kunci keberhasilan pertanian.
Selanjutnya dilaksanakan penyerahan traktor roda dua oleh Kepala Dinas TPH Prov. Kalbar kepada Ketua Poktan Mekar Jaya sebagai dukungan peningkatan produktivitas pertanian.
Diharapkan gerakan tanam padi ini dapat memperkuat kolaborasi dan meningkatkan produktivitas petani dalam mewujudkan swasembada serta ketahanan pangan nasional.